Rektor dan sivitas akademika UIN STS Jambi memperingati Hari Lahir Pancasila
Rektor beserta civitas akademika mengucapkan Marhaban Ya Ramadhan
Pemasangan Kalung Guru Besar Prof. Dr. H. Su'aidi, MA., Ph.D.
Gedung Laboratorium Terpadu UIN STS Jambi
Peletakan Batu Pertama Pembangunan Laboratorium Terpadu
Rektor Terima SK UIN STS

Guna meningkatkan pengelolaan barang, penataan barang inventaris kantor dan sumber daya pengelolaan arsip, IAIN STS Jambi menggelar pelatihan pada sabtu dan minggu (20-21/10) lalu bertempat di Golden Harvest Hotel Jambi.

Pelatihan yang bertema “Meningkatkan system pengelolaan barang, penataan barang inventaris kantor yang professional, akuntabel dan membentuk sumber daya pengelolaan arsip yang produktif” di buka secara resmi oleh Kepala Biro AUAK IAIN STS Jambi Drs. H. M. Yono Surya, M.Pd.I.

Dalam sambutannya, Kepala Biro AUAK Drs. Yono mengungkapkan, bahwa permasalahan yang dihadapi unit adalah pengelolaan barang, penataan barang inventasi dan menumpuknya arsip di mana keterkelolaan yang kurang baik akan berpotensi menimbulkan permasalahan baru yang lebih kompleks. Melalui pelatihan ini, diharapkan menjadi solusi dari problematika di unit kerja masing-masing.

“Yang pada intinya, pelatihan ini adalah dalam rangka peningkatan kualitas diri dalam rangka percepatan peningkatan kualitas organisasi artinya pelayanan yang prima terhadap stakeholder maupun yang dilayani oleh bapak  ibu sekalian. Yang dikatakan pelayanan yang prima adalah pelayanan yang cepat, tepat dan murah. Jadi kepada stakeholder, kepada yang dilayani, baik karyawan, mahasiswa maupun masyarakat kita menganut prinsip pelayanan prima. Tidak tepat, tidak prima, kalau mahal, tidak prima, begitu juga dengan lambat, juga tidak prima. Misalnya, Barang yang kita beli harus tepat jumlah, tepat waktu misalnya dibeli tahun 2012 harus diserahkan tahun 2012 juga, tepat sasaran maksudnya.”jelasnya.

“Pengelolaan barang, semua barang yang dibeli atas beban APBN itu adalah milik Negara, yang harus dikelola dengan baik, akuntabel, dicatat, diberi nomor dan sebagainya. Jadi harapan dengan adanya pelatihan ini, tidak lagi ada barang Negara yang tercecer, karena itu tanggung jawab kita sebagai pengguna yang wajib mengelola. Jadi, apabila masih ada barang di unit kerja kita yang tercecer, berarti sistem kerja kita tidak akuntebel atau tidak prima.” katanya.

“PP 43 tahun 2009 tentang pengelolaan arsip, yang isinya adalah rekaman peristiwa yang lalu, ada yang berbentuk surat, CD, dalam komputer atau elektronik, itu harus ditata, dikelola, disimpan, dipelihara sebaik-baiknya dan tidak boleh hilang. Kalau arsip kita bagus, bila ada yang menanyakan, arsip tersebut akan mudah didapatkan. Jadi dengan pelatihan ini, yang belum bagus kearsipannya, kita perbaiki. Mudahan dengan adanya pelatihan ini, kinerja kita ada peningkatan.”tambahnya lagi.

Senada dengan Kepala Biro AUAK, ketua panitia yang juga menjabat sebagai Kepala Bagian Perlengkapan dan Rumah Tangga, Drs. Agel menambahkan, bahwa setelah pelatihan ini diharapkan masing-masing peserta dapat menerapkan manajemen arsip yang benar di seluruh unit. Manajeman yang baik diyakini akan membantu proses pencapaian tujuan sebuah kegiatan, mudah-mudahan dengan pelatihan akan adanya peningkatan kinerja.

Pelatihan ini diikuti 45 orang peserta yang berasal dari lingkungan IAIN STS Jambi, Staf PTAIS di Kota Jambi, serta Staf dari Universitas Jambi. 

Narasumber Dr. S. Sagap, M.Ag (Pembantu Rektor II IAIN STS Jambi), Hj. Sartiah, SE.,MM. (Kabag Penata Usahaan Aset Biro Sekda Provinsi Jambi) dan Suroso, A.Md. (Arsiparis Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Jambi).

Selama dua hari peserta dikenalkan dengan teknik pengelolaan barang, penataan barang inventaris serta teknik kearsipan. Teknik teknik pengelolaan barang, penataan barang inventaris serta teknik kearsipan ini adalah satu dari rentenan pelatihan yang digelar sepanjang tahun. Hal tersebut merupakan komitmen IAIN STS Jambi untuk terus meningkatkan kualitas dalam rangka menyediakan layanan terbaik.(azz)

Additional information