Rektor dan sivitas akademika UIN STS Jambi memperingati Hari Lahir Pancasila
Rektor beserta civitas akademika mengucapkan Marhaban Ya Ramadhan
Pemasangan Kalung Guru Besar Prof. Dr. H. Su'aidi, MA., Ph.D.
Gedung Laboratorium Terpadu UIN STS Jambi
Peletakan Batu Pertama Pembangunan Laboratorium Terpadu
Rektor Terima SK UIN STS

altKali ini Fakultas Adab IAIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi adakan Festival Nasyid dan Lomba baca Puisi Islam tingkat Pelajar, Mahasiswa dan umum. Dengan Tema "Berakhlak Mulia Menuju Generasi Robbani" Festival ini diselenggarakan untuk memberikan kesempatan bagi  Pelajar dan mahasiswa untuk menyalurkan bakat dan minatnya dalam berkarya, selain itu juga agar terjalin ukuwah islamiyah dan terciptanya tali silaturrahmi antar sesama,dan memiliki Akhlak yang mulia menuju generasi Robbani. Nasyid adalah salah satu seni Islam dalam bidang seni suara. Biasanya merupakan nyanyian yang bercorak Islam dan mengandungi kata-kata nasihat, kisah para nabi, memuji Allah, dan yang sejenisnya. Biasanya nasyid dinyanyikan secara acappela dengan hanya diiringi gendang. Metode ini muncul karena banyak ulama Islam yang melarang penggunaan alat musik kecuali alat musik perkusi. Nasyid dipercaya sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad. Syair thola'al badru 'alaina (yang artinya telah muncul rembulan di tengah kami) yang kini kerap dinyanyikan oleh tim qosidah dan majelis ta'lim, adalah syair yang dinyanyikan kaum muslimin saat menyambut kedatangan Rasulullah SAW ketika pertama kali hijrah ke Madinah. Nasyid kemudian berkembang seiring dengan situasi dan kondisi saat itu. Misalnya nasyid di Timur Tengah yang banyak mengumandangkan pesan jihad maupun perlawanan terhadap imperialisme Israel lebih banyak dipengaruhi oleh situasi politik yang ada saat itu. Nasyid mulai masuk ke Indonesia sekitar era tahun 80-an. Perkembangannya pada awalnya dipelopori oleh aktivis-aktivis kajian Islam yang mulai tumbuh di kampus-kampus pada masa itu. Pada awalnya yang dinyanyikan adalah syair-syair asli berbahasa Arab. Namun akhirnya berkembang dengan adanya nasyid berbahasa Indonesia dan dengan tema yang semakin luas (tidak hanya tema syahid dan jihad). Biasanya nasyid dinyanyikan dalam pernikahan, maupun perayaan hari besar umat Islam. sedangkan Puisi adalah seni tertulis di mana bahasa digunakan untuk kualitas estetiknya untuk tambahan, atau selain arti semantiknya. Pelaksanaan festival Nasyid & Lomba baca Puisi Islam ini diselenggarakan dikampus IAIN Telanaipura pada hari sabtu 26 Maret 2011 yang lalu. Peserta lomba yang mengikuti lomba baca puisi islam berjumlah 20 orang, sedangkan yang mengikuti lomba Nasyid berjumlah 10 grup. Kegiatan ini dipersebahkan oleh IAIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi Fakultas Adab dan TIHAMAH Entertainment. selain itu juga mendapatkan dukungan dari Bank Syariah Muamalat, PED Organizer dan beberapa supported lainnya yang turut mendukung demi kelancaran dan kesuksesan Lomba tersebut. 

Additional information